BELAJARLAH DARI KEHIDUPAN RAJAWALI (PART 1)

(By : Trivena Meiyanti – Tim Penulis Stand To Jesus)

Burung rajawali adalah burung yang paling panjang usianya. Seekor burung rajawali bisa mencapai umur hingga 70 tahun. Tetapi untuk mencapai umur tersebut, burung rajawali memiliki fase perubahan tubuh ketika berumur 40 tahun.

Ketika rajawali berumur 40 tahun, paruh yang dimilikinya sudah bengkok dan panjang hingga mencapai lehernya, sehingga dia sangat sulit untuk makan. Cakar-cakarnya pun sudah tidak tajam dan bulu-bulunya sudah sangat tebal sehingga dia sangat sulit untuk terbang.

Burung rajawali hanya memiliki 2 pilihan yaitu melakukan transformasi yang menyakitkan untuk memperpanjang hidupnya selama 30 thn lagi atau menunggu kematian akibat kondisi fisik yang menua.

Saat rajawali memutuskan untuk melakukan transformasi tersebut, dia harus terbang tinggi ke puncak gunung untuk mencari tempat yang aman dan membuat sarang di sana. Proses pertama yang dilakukan adalah dia harus mematukkan paruhnya pada batu di gunung hingga lepas dan menunggu paruh yang baru itu tumbuh. Kedua, ketika paruh barunya sudah tumbuh, dia akan mencabut kukunya satu per satu dan kemudian dia menunggu hingga kuku baru yang lebih tajam itu tumbuh. Ketiga, setelah kuku barunya tumbuh, dia mencabut smua bulu yang ada di tubuhnya dan menunggu hingga tumbuh kembali.

Dengan paruh, cakar dan bulu yang baru dia bisa memperpanjang hidupnya selama 30 tahun. Proses menyakitkan itu berlangsung selama 6 bulan. Melalui proses yang menyakitkan itu rajawali mendapatkan kekuatan yang baru kembali.

Dengan demikian kita mendapatkan hal yang bisa dipelajari dari kehidupan rajawali, meski kita harus melewati fase kehidupan yang sangat menyakitkan, tapi percayalah setiap hal dalam kehidupan yang terjadi di hidup kita itu pasti terjadi karena seijin Tuhan.

Dan Tuhan pasti memiliki maksud dan tujuan yang baik. Ketika kita diijinkan harus melewati hal yang sangat menyakitkan dalam hidup ini, percayalah Tuhan pasti akan memberikan kekuatan untuk kita melewati smuanya dan Tuhan selalu ada menyertai dan menuntun setiap langkah hidup kita.

Setelah kita melewati itu semua, kita akan menjadi seseorang yang lebih kuat lagi untuk melewati berbagai tantangan dan kesulitan lain yang terjadi dalam hidup kita. Kuncinya hanya 1 yaitu tetap berjalan maju dan jangan pernah menyerah untuk menghadapi semuanya.
Karena semuanya akan indah pada waktunya Tuhan.

Mazmur 103:5 (IMB) Dia memuaskan hasratmu dengan kebaikan; masa mudamu diperbaharui seperti rajawali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 − 7 =