YESUS TUHAN ATAS HARI SABAT

Terjemahan Kitab Suci yang digunakan dalam halaman ini adalah Indonesian Modern Bible (IMB)

PASAL 12 : MATIUS 12:1-32 (IMB)

(1) Waktu itu YESUS pergi melalui ladang gandum pada hari sabat. Murid-murid-Nya merasa lapar dan mereka mulai memetik bulir-bulir gandum dan memakannya.

(2) Ketika orang-orang Farisi melihatnya, mereka berkata kepada-Nya, “Lihatlah, murid-murid-Mu melakukan apa yang tidak boleh dilakukan pada hari sabat!”

(3) Tetapi Dia berkata kepada mereka, “Tidakkah kamu membaca apa yang telah diperbuat Daud ketika ia sendiri dan mereka yang bersamanya merasa lapar?

(4) Bagaimana ia masuk ke dalam Bait Elohim dan makan roti sajian yang tidak boleh dimakan baik olehnya maupun oleh mereka yang bersamanya, kecuali hanya oleh para imam?

(5) Atau tidakkah kamu membaca di dalam Taurat, bahwa pada hari sabat para imam melanggar sabat di dalam Bait Suci, dan mereka tidak bersalah?

(6) Namun Aku berkata kepadamu, bahwa Seorang yang lebih besar daripada Bait Suci ada di tempat ini.

(7) Jika kamu sudah memahami apa artinya: Aku mengingini belas kasihan dan bukan kurban, maka kamu tidak akan pernah menghukum mereka yang tidak bersalah.

(8) Sebab Anak Manusia adalah Tuhan atas hari sabat juga.”

YESUS MENYEMBUHKAN ORANG LUMPUH

(9) Setelah berangkat dari sana, Dia tiba di sinagoga mereka.

(10) Di sana ada seorang pria yang sebelah tangannya lumpuh, mereka menanyai Dia dengan maksud agar dapat menuduh-Nya, katanya, “Apakah boleh menyembuhkan pada hari sabat?”

(11) Namun Dia berkata kepada mereka, “Siapakah dari antaramu, yang mempunyai seekor domba, dan jika terjatuh ke dalam lubang pada hari sabat, tidakkah ia akan meraih dan mengangkatnya?

(12) Betapa jauh lebih berharganya seorang manusia daripada seekor domba, karena itu, tidak salah untuk berbuat baik pada hari sabat.”

(13) Kemudian Dia berkata kepada orang yang sakit itu, “Ulurkanlah tanganmu!” Dan ia mengulurkannya, lalu tangannya itu dipulihkan sempurna seperti tangan yang lainnya.

(14) Dan setelah keluar, orang-orang Farisi membuat kesepakatan menentang Dia agar mereka dapat melenyapkan-Nya.

HAMBA TUHAN

(15) Menyadari hal itu, YESUS menyingkir dari sana. Namun orang banyak itu mengikuti Dia dan Dia pun menyembuhkan mereka semua.

(16) Dia memperingatkan mereka, agar mereka tidak membuat Dia jadi dikenal,

(17) supaya genaplah apa yang telah difirmankan melalui nabi Yesaya,

(18) “Lihatlah, itulah Hamba-Ku yang telah Kupilih, Kekasih-Ku, kepada-Nya jiwa-Ku berkenan. Aku akan menaruh Roh-Ku di atas-Nya, dan Dia akan menyatakan penghakiman kepada bangsa-bangsa.

(19) Dia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak, juga tidak ada orang yang akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.

(20) Buluh yang remuk tidak akan dipatahkan-Nya, dan sumbu yang pudar tidak akan dipadamkan-Nya, dan Dia menuntun hingga tercapainya kebenaran.

(21) Maka dalam Nama-Nya bangsa-bangsa akan berharap.”

KELUARGA YANG TERPECAH BELAH

(22) Kemudian dibawalah kepada-Nya seorang yang buta dan bisu, yang kerasukan roh jahat, dan Dia menyembuhkannya, sehingga orang buta dan bisu itu dapat berbicara dan melihat.

(23) Maka seluruh orang banyak itu terkagum-kagum dan berkata, “Bukankah Dia ini Anak Daud?”

(24) Akan tetapi setelah mendengar-Nya, orang-orang Farisi berkata, “Orang ini tidak dapat mengusir roh jahat jika tidak dengan Beelzebul, penghulu roh jahat.”

(25) YESUS yang mengetahui pikiran mereka, Dia berkata, “Setiap kerajaan yang terpecah belah dan saling berlawanan akan runtuh, dan setiap kota atau rumah tangga yang terpecah belah saling berlawanan tidak akan teguh.

(26) Jika setan mengusir setan, ia terpecah belah dan saling berlawanan, bagaimanakah kemudian kerajaannya akan ditegakkan?

(27) Jika Aku mengusir roh jahat dengan Beelzebul, dengan siapakah anak-anakmu mengusirnya? Sebab itu mereka akan menjadi hakimmu.

(28) Namun jika Aku mengusir roh jahat dengan Roh Elohim, maka Kerajaan Elohim telah datang atasmu.

(29) Atau bagaimanakah seseorang dapat masuk ke dalam rumah orang yang kuat dan menjarah perabotnya, jika ia tidak terlebih dahulu mengikat orang kuat itu dan barulah ia menjarah rumahnya?

(30) Siapa yang tidak bersama Aku, ia melawan Aku, dan siapa yang tidak mengumpulkan bersama Aku, ia menceraiberaikan.

(31) Sebab itu, Aku berkata kepadamu, setiap dosa dan hujat kepada manusia akan diampuni, tetapi hujat terhadap Roh Kudus tidak akan diampuni.

(32) Dan siapa saja yang mengucapkan sepatah kata menentang Anak Manusia, ia akan diampuni, tetapi siapa saja yang berkata-kata menentang Roh Kudus, ia tidak akan diampuni, baik di masa ini maupun di masa yang akan datang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − 2 =