ANAK-ANAK YAKUB

Terjemahan Kitab Suci yang digunakan dalam halaman ini adalah Indonesian Modern Bible (IMB)

PASAL 29 : KEJADIAN 29:31-35, KEJADIAN 30:1-24 (IMB)

31) Dan YAHWEH melihat bahwa Leah adalah yang dibenci, maka Dia membuka kandungannya, tetapi Rahel mandul.

32) Leah mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia menamainya Ruben, karena ia berkata, “Sesungguhnya YAHWEH telah memerhatikan kesengsaraanku, maka sekarang suamiku tentulah akan mencintai aku.”

33) Dan ia mengandung lagi, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia berkata, “Karena YAHWEH telah mendengar bahwa akulah yang dibenci itu, maka Dia juga memberikan kepadaku anak ini.” Leah menamainya Simeon.

34) Ia mengandung lagi, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan berkata, “Sekarang waktunya suamiku akan melekat kepadaku, karena aku telah melahirkan baginya tiga anak laki-laki.” Itulah sebabnya, ia menamainya Lewi.

35) Dan ia mengandung lagi, lalu melahirkan seorang anak laki-laki, dan kali ini ia berkata, “Aku memuji YAHWEH.” Itulah sebabnya ia menyebut namanya Yehuda. Dan sesudah itu ia tidak melahirkan lagi.

KEJADIAN 30:1-24 (IMB)

(1) Ketika Rahel melihat bahwa ia tidak dapat melahirkan anak bagi Yakub, maka cemburulah Rahel kepada kakaknya, lalu ia berkata kepada Yakub, “Berikanlah kepadaku anak, jika tidak, aku akan mati.”

(2) Maka bangkitlah amarah Yakub terhadap Rahel, dan ia berkata, “Apakah aku ini pengganti Elohim, yang telah menghalangimu mengandung dan memiliki anak?”

(3) Dan ia berkata, “Lihatlah Bilha, wanita pelayanku, bersetubuhlah dengannya, agar ia melahirkan anak dan aku juga mempunyai keturunan.”

(4) Dan Rahel memberikan Bilha, hamba perempuannya, kepada Yakub sebagai istrinya, dan Yakub bersetubuh dengannya.

(5) Dan mengandunglah Bilha, lalu melahirkan seorang anak laki-laki bagi Yakub.

(6) Dan berkatalah Rahel, “Elohim telah memberi keadilan dan telah mendengar suaraku, Dia memberikan kepadaku seorang anak laki-laki.” Itu sebabnya ia menamainya, Dan.

(7) Kemudian Bilha, hamba perempuan Rahel, mengandung lagi, lalu melahirkan anak laki-laki kedua bagi Yakub.

(8) Berkatalah Rahel, “Aku telah berjuang dalam pergumulan dengan kakakku, dan aku telah menang!” Dan ia menamainya Naftali.

(9) Ketika Leah melihat bahwa ia sudah tidak melahirkan lagi, maka ia mengambil Zilpa, hamba perempuannya, diberikannya kepada Yakub sebagai istri.

(10) Dan Zilpa, hamba perempuan Leah, melahirkan seorang anak laki-laki bagi Yakub.

(11) Dan berkatalah Leah, “Kemujuran datang.” Dan ia menamainya Gad.

(12) Dan Zilpa, hamba perempuan Leah, melahirkan anak laki-laki kedua bagi Yakub.

(13) Dan berkatalah Leah, “Aku ini berbahagia, karena semua wanita akan menyebutku berbahagia,” maka ia menamai anaknya itu Asher.

(14) Pada hari penuaian gandum, ketika Ruben sedang berjalan-jalan, ia menemukan buah dudaim di padang, dan membawanya kepada Leah, ibunya. Dan Rahel berkata kepada Leah, “Berikanlah kepadaku beberapa buah dudaim dari anakmu.”

(15) Jawab Leah kepadanya, “Apakah belum cukup bagimu mengambil suamiku, maka sekarang engkau akan mengambil lagi buah dudaim anakku? Dan Rahel berkata, “Kalau begitu, biarlah ia tidur denganmu malam ini sebagai ganti buah dudaim anakmu.”

(16) Yakub pulang dari padang pada petang hari, lalu Leah keluar menyambutnya dan ia berkata, “Engkau harus datang kepadaku, karena sesungguhnya aku telah menyewamu dengan buah dudaim anakku.” Maka tidurlah ia dengan Leah pada malam itu.

(17) Dan Elohim mendengarkan Leah, dan ia mengandung dan melahirkan anak laki-laki kelima bagi Yakub.

(18) Lalu berkatalah Leah, “Elohim telah memberikan upahku karena aku telah memberikan hamba perempuanku kepada suamiku.” Dan ia menamainya Isakhar.

(19) Kemudian Leah mengandung lagi, lalu melahirkan anak laki-laki keenam bagi Yakub.

(20) Dan berkatalah Leah, “Elohim telah memberi hadiah yang indah kepadaku, kali ini suamiku akan tinggal bersamaku karena aku telah melahirkan baginya enam orang anak laki-laki,” dan ia menamainya Zebulon.

(21) Sesudah itu, ia melahirkan seorang anak perempuan, ia menamainya Dina.

(22) Ingatlah Elohim akan Rahel. Elohim mendengar permohonannya, dan Dia membuka kandungannya.

(23) Maka mengandunglah Rahel dan melahirkan seorang anak laki-laki, ia berkata, “Elohim telah menghapus aibku.”

(24) Maka ia menamainya Yusuf sambil berkata, “YAHWEH akan menambah lagi anak laki-laki bagiku.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − one =