YOHANES, RASUL YANG PALING DIKASIHI YESUS

Yohanes adalah salah satu dari murid dan rasul YESUS Kristus. Dia adalah murid yang paling dekat dengan YESUS Kristus dan paling dikasihi YESUS Kristus.

1. Kelahiran

Menurut tradisi Kristen, Rasul Yohanes lahir tahun 11 Masehi di Betsaida.

2. Keluarga

Ayah rasul Yohanes bernama Zebedeus, dan rasul Yakobus Zebedeus adalah saudara kandungnya, menurut tradisi ibu mereka bernama Salome. Yohanes, Yakobus Zebedeus dan Zebedeus ayah mereka berprofesi sebagai nelayan.

3. Murid Yohanes Pembaptis

Rasul Yohanes adalah salah satu dari murid Yohanes Pembaptis, dia juga bersama murid-murid Yohanes Pembaptis yang lain turut membaptis bersama Yohanes Pembaptis di sungai Yordan.

4. Pertemuan Awal dengan YESUS

Rasul Yohanes bertemu pertama kali dengan YESUS setelah gurunya Yohanes Pembaptis bersaksi tentang YESUS, bahwa Dia adalah Mesias dan Tuhan. Yohanes dan Andreas saudara Simon Petrus mengikuti YESUS saat mendengar perkataan Yohanes Pembaptis tentang siapa YESUS.

Yohanes 1:29-30 (IMB) Keesokan harinya Yohanes melihat YESUS datang kepadanya. Ia berkata, “Lihatlah Anak Domba Elohim yang menghapus dosa dunia! Tentang Dialah aku berkata: Sesudah aku akan datang Seorang yang sudah lebih dulu ada sebelum aku, karena sebelum aku ada, Dia sudah ada.

Yohanes 1:32-34 (IMB) Selanjutnya Yohanes bersaksi, “Aku melihat Roh turun dari surga bagaikan seekor merpati dan hinggap di atas-Nya. Aku pun tidak pernah mengenal-Nya, tetapi Elohim yang mengutusku untuk membaptis dengan air telah berfirman kepadaku: Jika engkau melihat Roh turun dan hinggap di atas seseorang, Dialah yang akan membaptis dengan Roh Kudus. Sungguh aku telah melihat dan bersaksi bahwa Dia inilah Putra Elohim. “

Yohanes 1:35-40 (IMB) Keesokan harinya Yohanes berdiri bersama dua orang muridnya. Ketika melihat YESUS yang sedang berjalan, ia berkata, “Lihatlah Anak Domba Elohim! ” Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya, lalu mereka mengikuti YESUS. Ketika YESUS menengok dan melihat mereka mengikuti-Nya, berkatalah YESUS kepada mereka, “Apa yang kamu cari? ” Mereka berkata kepada-Nya, “Rabi? yang artinya: Guru?, di manakah Engkau tinggal? ” Dia menjawab, “Datang dan lihatlah. ” Mereka datang dan melihat tempat Dia tinggal. Dan hari itu, mereka tinggal bersama Dia. Waktu itu kira-kira jam empat sore. Seorang dari kedua murid yang mendengar perkataan Yohanes lalu mengikuti Dia adalah Andreas saudara Simon Petrus.

5. Dipanggil Menjadi Murid dan Rasul Kristus

Rasul Yohanes terpilih menjadi salah satu dari murid dan rasul YESUS Kristus, sejak saat itu dia selalu mengikuti kemanapun YESUS pergi.

Markus 3:14-19 (IMB) Dia menetapkan dua belas orang supaya selalu bersama-Nya dan supaya dapat mengutus mereka untuk mengajar, dan memberinya kuasa untuk menyembuhkan penyakit serta mengusir roh-roh jahat. Dia memberi nama Petrus, kepada Simon; kepada Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudara Yakobus, Dia memberi mereka nama Boanerges, yang artinya anak-anak guntur, lalu Andreas, Filipus, Bartholomeus, Matius, Thomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot, dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia.

6. Pelayanan Bersama YESUS

Rasul Yohanes setia melayani bersama dengan YESUS, dia adalah saksi mata dari segala hal-hal ajaib yang dilakukan oleh YESUS, dia juga adalah saksi penting saat YESUS dimuliakan diatas gunung, dimana saat itu hanya Petrus, Yakobus Zebedeus dan Yohanes yang melihat kejadian itu. Dia juga salah satu saksi kebangkitan dan kenaikan YESUS ke sorga.

7. Kesetiaan Kepada YESUS

Rasul Yohanes sangat setia kepada YESUS, dia mengikuti YESUS dari kejauhan saat digiring kepada imam-imam, dan terbukti saat YESUS disalibkan, dimana murid-murid lain lari dan bersembunyi karena ketakutan, hanya rasul Yohanes sendirilah yang sedia mendampingi YESUS dan melihat saat Dia disalibkan bahkan berada disamping Maria, ibu YESUS.

8. Menerima Maria ibu YESUS sebagai Ibunya

Pada waktu YESUS disalibkan, Dia mempertegas kepada Yohanes bahwa Maria bukan hanya ibu-Nya tetapi juga ibu Yohanes dan Yohanes juga anaknya, dan sejak saat itu rasul Yohanes menerima Maria menjadi ibunya dan Maria tinggal bersamanya, YESUS menitipkan Maria kepada Yohanes.

Yohanes 19:26-27 (TB) Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya: “Ibu, inilah, anakmu!” Kemudian kata-Nya kepada murid-Nya: “Inilah ibumu!” Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya.

9. Pelayanan Sesudah Kenaikan YESUS

Sesudah kenaikan YESUS ke sorga, rasul Yohanes menjadi salah satu dari 120 orang yang menerima pencurahan Roh Kudus di loteng Yerusalem pada hari raya Pentakosta. Setelah itu Bible dalam Kitab Kisah Para Rasul mencatat pelayanannya bersama dengan rasul Petrus di Yerusalem, dimana mereka ditentang oleh imam-imam dan orang-orang Farisi sehingga rasul Yohanes dan rasul Petrus sempat ditangkap dan beberapa kali di penjarakan bahkan dihukum cambuk, tetapi mereka tidak sedetikpun mundur dari pelayanan mereka dan terus memberitakan injil kepada orang-orang Yahudi.

10. Dibuang Ke Pulau Patmos

Menurut tradisi Kristen, saat memberitakan Injil di Roma, rasul Yohanes ditangkap dan dijatuhi hukuman mati, rasul Yohanes digoreng dalam minyak panas mendidih, dan keajaiban terjadi, kendati sudah berada dalam minyak mendidih, rasul Yohanes tidak terluka sedikitpun dan kulitnya sama sekali tidak melepuh (kejadian yang sama seperti Sadrak, Mesakh dan Abednego, dimana mereka bertiga tidak terbakar sekalipun sudah dimasukkan ke dalam dapur perapian). Melihat rasul Yohanes yang tetap hidup dan tidak terjadi apapun kepadanya, para tentara Romawi menjadi ketakutan, dan atas perintah Kaisar, rasul Yohanes dibuang ke pulau Patmos agar mati perlahan disana, rasul Yohanes dipaksa menjadi pekerja tambang batu bara, kendati demikian rasul Yohanes tetap hidup sekalipun dia sudah dipekerjakan dengan berat dan paksa di pulau itu.

11. Menulis Kitab Injil 

Rasul Yohanes adalah penulis dari Kitab Injil Yohanes, itulah sebabnya dia terkenal juga dengan julukan Yohanes Sang Penginjil. Injil Yohanes ditulis pada tahun 40 Masehi.

12. Surat-Surat Yohanes

Surat-surat Yohanes juga merupakan bagian dari kitab-kitab Perjanjian Baru, surat-surat Yohanes berisikan nasehat-nasehat dan ajaran-ajaran. Surat 1-3 Yohanes di tulis dalam tentang waktu yang berbeda yakni 1 Yohanes pada tahun 85 Masehi, 2 Yohanes pada tahun 90 Masehi dan 3 Yohanes pada tahun 100 Masehi.

13. Menulis Kitab Wahyu

Saat Rasul Yohanes mengalami kerja paksa di tambang batubara di pulau Patmos,dia mendapatkan wahyu dari Tuhan YESUS Kristus mengenai akhir zaman dan apa yang akan terjadi dimasa akan datang, dan rasul Yohanes menulis semua penglihatan itu. Tulisan kitab inilah yang sekarang kita kenal dengan nama Wahyu Kepada Yohanes.

14. Bebas dari Pulau Patmos

Menurut tradisi Kristen, karena melihat rasul Yohanes tidak mati juga padahal sudah disiksa sedemikian rupa dengan kerja paksa di pulau Patmos, akhirnya pemerintah Romawi membebaskan rasul Yohanes, karena sudah kebingungan harus berbuat apa kepadanya, sebab mereka tidak dapat membunuh rasul Yohanes sama sekali. Yohanes mendapat julukan Yohanes Patmos karena dia satu-satunya orang yang berhasil keluar dari pulau itu dengan selamat setelah disiksa lewat kerja paksa, dan juga karena dia menulis Kitab Wahyu di pulau itu.

15. Kelanjutan Hidup Rasul Yohanes 

Menurut tradisi Kristen, setelah dibebaskan dari Pulau Patmos, rasul Yohanes pergi ke Edessa dan kembali menjadi pemimpin gereja disana dan melayani disana. 

16. Akhir Hidup Rasul Yohanes

Menurut tradisi Kristen, Rasul Yohanes meninggal tahun 101 Masehi di Efesus dalam usia yang sangat tua. Berbeda dari rasul-rasul yang lain, rasul Yohanes meninggal dalam keadaan tenang dan damai.

Referensi :

  • Kitab Injil Matius
  • Kitab Injil Markus
  • Kitab Injil Lukas
  • Kitab Injil Yohanes
  • Kitab Kisah Para Rasul
  • Akhir Hidup Para Rasul Berdasarkan Tradisi Kristen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four × three =