PULAU SAINT PAUL, WILAYAH BERPENDUDUK KRISTEN DI DEKAT KUTUB UTARA

Pulau Saint Paul adalah pulau milik Alaska, USA yang terletak di pertengahan laut Bering, sebelah utara kepulauan Aleutian. Pulau ini berdekatan dengan kutub utara (Artik).

Orang-orang yang tinggal di pulau ini disebut orang-orang Pribilof, sedangkan orang-orang di kepulauan Aleutian menyebut orang-orang yang tinggal di pulau Saint Paul sebagai orang-orang Amiq, karena penduduk yang tinggal di pulau ini masih memiliki hubungan kekerabatan dengan orang-orang Aleut di masa lalu. 

Orang-orang Pribilof di pulau Saint Paul hanya berburu, menangkap ikan dan berternak rusa untuk menunjang penghidupan mereka sehari-hari. Mereka tidak bertani karena tidak ada tanaman pertanian yang bisa tumbuh di pulau ini karena cuacanya yang ektrem.

Satu-satunya gereja di pulau Saint Paul adalah Saint Peter and Saint Paul Church, sebuah gereja Ortodoks Rusia yang dibangun di pulau ini pada tahun 1907. Jumlah penduduk yang tinggal di pulau ini hanya 480 jiwa, mereka terkenal sangat religius sebagai orang-orang Kristen.

Kekristenan masuk di pulau Saint Paul dibawa oleh orang-orang Rusia. Gavriil Pribylov adalah orang yang pertama menemukan pulau ini pada 1788. Itulah sebabnya penduduk pulau ini di panggil Pribilof untuk menghormati Gavriil Pribylov yang sudah menemukan pulau ini. Pulau ini dinamakan Saint Paul oleh Gavriil Pribylov, sebelumnya pulau ini bernama Amiq dan orang-orang yang tinggal disini sebelumnya disebut orang-orang Amiq.

Kota Saint Paul adalah satu-satunya kota dan pemukiman yang ada di pulau ini, orang-orang Pribilof sudah tinggal di pulau ini selama ribuan tahun dan tidak pernah pindah dari pulau ini. Dan sekalipun pulau ini merupakan wilayah terpencil di lautan lepas, pulau ini memiliki fasilitas seperti sekolah, kantor pos, pelabuhan, toko kecil, kafe dan gereja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × three =