BELAJAR DARI KEHIDUPAN YEFTA

(By : Dessy Ariadna – Tim Penulis Stand To Jesus)

Hakim-hakim 11:5 (IMB) Dan Yefta, orang Gilead itu, adalah seorang pahlawan yang gagah perkasa, tetapi ia anak seorang pelacur; Gilead memperanakkan Yefta.

Kalau kita membaca kisah kepahlawanan Yefta yang dipakai Tuhan dengan luar biasa untuk menyelamatkan orang Israel dari tangan musuh, pasti kita akan berdecak kagum karena begitu dahsyatnya peristiwa tersebut.

Namun jika kita membaca awal mula kisah Yefta pasti kita akan terenyuh membaca kisahnya. Bagaimana tidak Yefta adalah orang yang dikucilkan oleh masyarakat kala itu karena statusnya sebagai anak dari seorang pelacur. Ayah Yefta menikahi seorang pelacur, dan ketika dewasa Yefta terusir dari rumah ayahnya karena status ibunya itu, bahkan terusir dari tempat kelahirannya sehingga ia harus menetap tinggal di tanah Tob (Hakim-hakim 11:2-3).

Beberapa waktu kemudian orang Amon berperang melawan orang Israel. Dan para tua-tua Gilead pergi kepada Yefta di tanah Tob untuk memohon bantuan kepadanya. Yefta bisa saja menolak untuk membantu mereka berperang melawan bani Amon, apalagi setelah perlakuan buruk yang dia alami dari pihak keluarga ayahnya sendiri selama ini dan juga dari orang-orang ditempat kelahirannya.

Tetapi dengan sangat para tua-tua kaum Gilead memohon kepada Yefta agar turun berperang membantu mereka melawan musuh. Yefta pun menyetujuinya. Dan Yefta segera pergi ke Mizpa, berdoa dan memohon pertolongan dari YAHWEH.

Hakim-hakim 11:11 (IMB) Maka Yefta ikut dengan para tua-tua Gilead, lalu bangsa itu mengangkatnya menjadi kepala dan panglima mereka. Dan Yefta mengucapkan perkataan-perkataannya di hadapan YAHWEH di Mizpa.

Sangat jelas bahwa Yefta bukanlah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri dalam menghadapi setiap masalah dan persoalan, terbukti saat akan menghadapi musuh yakni bani Amon. Yefta segera menaikkan doanya kepada Tuhan.

Hakim-hakim 11:29 (IMB) Lalu Roh YAHWEH menghinggapi Yefta. Dan ia berjalan melalui daerah Gilead dan daerah Manashe, kemudian melalui Mizpa di Gilead, dan dari Mizpa di Gilead ia berjalan terus ke daerah bani Amon.

Singkat cerita Roh YAHWEH menghinggapi Yefta dan Tuhan menyerahkan bani Amon ke dalam tangan Yefta, sehingga bani Amon berhasil dikalahkan dengan luar biasa pada hari itu sampai mereka dipermalukan dengan luar biasa.

Hakim-hakim 11:32-33 (IMB) Kemudian Yefta berjalan terus menuju bani Amon untuk berperang melawan mereka dan YAHWEH menyerahkan mereka ke dalam tangannya. Dan ia mengalahkan mereka mulai dari Aroer sampai dekat Minit, bahkan dua puluh kota banyaknya, dan sampai ke Abel-Keramim, suatu kekalahan yang amat besar sehingga bani Amon itu sangat dipermalukan di hadapan bani Israel.

Setelah kemenangan yang luar biasa itu, Yefta pun diangkat menjadi hakim atas orang Israel dan memerintah atas Israel selama enam tahun lamanya. Orang tadinya dikucilkan, tidak dihargai, tidak dianggap dan tidak dihormati di dalam keluarga bahkan tempat kelahirannya sendiri, Tuhan angkat menjadi pemimpin atas bangsanya sendiri.

Hakim-hakim 12:7 (IMB) Yeftha memerintah sebagai hakim atas orang Israel enam tahun lamanya. Kemudian Yeftha, orang Gilead itu, mati dan dikuburkan di sebuah kota di wilayah Gilead.

Dari kisah hidup seorang Yefta kita belajar bahwa, apapun latar belakang seseorang, seburuk apapun masa lalunya, masa lalu itu tidak dapat menghalangi Tuhan berkarya dalam kehidupan seseorang. Tuhan sanggup menciptakan seseorang yang tadinya nol dan tidak ada apa-apanya dimata dunia, menjadi seseorang yang luar biasa dan gagah perkasa dihadapan Tuhan. Setiap orang yang mengandalkan Tuhan, pasti hidupnya akan diubahkan oleh Tuhan dengan cara yang ajaib, Yefta mengalami perubahan yang luar biasa itu, bagaimana denganmu??

Tuhan YESUS memberkati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

20 − three =