ABRAHAM MENINGGAL, KELAHIRAN YAKUB DAN ESAU

Terjemahan Kitab Suci yang digunakan dalam halaman ini adalah Indonesian Modern Bible (IMB)

PASAL 25 : KEJADIAN 25:7-11, 19-26 (IMB)

(7) Abraham mencapai umur seratus tujuh puluh lima tahun,

(8) lalu ia mati. Abraham mati pada waktu rambutnya telah putih, sangat tua, lanjut umur dan telah puas. Maka ia dikumpulkan kepada para leluhurnya.

(9) Ishak serta Ismael, anak-anaknya, menguburkannya di dalam gua Makhpela, di ladang Efron anak Zohar, orang Het, yang terletak sebelum Mamre,

(10) sebuah ladang yang telah dibeli Abraham dari kaum Het. Di sanalah Abraham juga Sarah, istrinya dikuburkan.

(11) Setelah kematian Abraham, maka Elohim memberkati Ishak, anaknya; dan Ishak menetap dekat sumur Lahai-Roi.

KELAHIRAN YAKUB DAN ESAU

(19) Inilah silsilah Ishak anak Abraham. Abraham memperanakkan Ishak.

(20) Ishak berusia empat puluh tahun ketika ia mengambil Ribkah, anak Betuel, orang Aram dari Padan-Aram, saudara perempuan Laban orang Aram, sebagai istri baginya.

(21) Berdoalah Ishak kepada YAHWEH di hadapan istrinya, karena ia mandul. Dan YAHWEH mengabulkan permohonannya, maka mengandunglah Ribkah, istrinya.

(22) Namun, anak-anak itu bertolak-tolakkan di dalam rahimnya, ia berkata, “Mengapa hal ini terjadi pada diriku?” Lalu ia pergi untuk mencari YAHWEH.

(23) Dan YAHWEH berfirman kepadanya, “Dua bangsa ada dalam kandunganmu dan dua umat akan terpencar dari rahimmu. Umat yang satu akan lebih kuat dari umat yang lain dan yang besar akan melayani yang kecil.”

(24) Waktu bersalin telah genap, dan memang ada dua anak kembar dalam kandungannya.

(25) Dan keluarlah yang pertama, seluruh tubuhnya merah seperti jubah berbulu; dan mereka menyebut namanya Esau.

(26) Sesudah itu, keluarlah adiknya, dan tangannya sedang memegang tumit Esau; dan orang menyebut namanya Yakub. Ishak berusia enam puluh tahun ketika istrinya melahirkan mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − 11 =