YUSUF MENGARTIKAN MIMPI FIRAUN

Terjemahan Kitab Suci yang digunakan dalam halaman ini adalah Indonesian Modern Bible (IMB)

PASAL 41 : KEJADIAN 41:1-37 (IMB)

(1) Pada hari-hari terakhir setelah genap dua tahun, maka bermimpilah Firaun, dan tampaklah ia sedang berdiri di tepi sungai.

(2) Dan tampaklah dari sungai itu muncul tujuh ekor lembu yang indah rupanya dan gemuk tubuhnya, yang sedang makan di padang rumput.

(3) Dan tampaklah tujuh ekor lembu yang lain, yang muncul sesudahnya dari sungai itu, buruk rupanya dan kurus tubuhnya, dan mereka berdiri di tepi sungai, di samping lembu-lembu itu.

(4) Dan lembu-lembu yang buruk rupa dan kurus tubuhnya itu memakan ketujuh ekor lembu yang indah rupanya dan gemuk itu. Lalu Firaun terbangun.

(5) Kemudian Firaun tertidur dan bermimpi untuk kedua kalinya. Dan tampaklah tujuh bulir gandum yang berisi dan menarik serta bertumbuh keluar pada sebuah tangkai.

(6) Dan tampaklah pula sesudahnya tujuh bulir gandum yang kurus dan layu bersama hembusan angin timur yang menegakkannya.

(7) Dan bulir yang kurus itu menelan ketujuh bulir yang berisi tadi. Lalu terbangunlah Firaun, dan ternyata itu sebuah mimpi.

(8) Pada pagi harinya, hatinya gelisah, lalu ia menyuruh dan memanggil semua ahli sihir Mesir serta semua orang bijaknya. Dan Firaun menceritakan mimpinya kepada mereka, namun tidak seorang pun dapat mengartikannya kepada Firaun.

(9) Maka berkatalah pemimpin juru minuman itu kepada Firaun, “Hari ini hamba teringat kesalahan hamba.

(10) Firaun pernah murka kepada hamba-hambanya, dan menyerahkan hamba ke dalam penjara di rumah pemimpin para pengawal, bersama pemimpin juru roti itu.

(11) Maka pada satu malam kami bermimpi sebuah mimpi, hamba dan pemimpin juru roti itu, masing-masing kami bermimpi sesuai dengan makna mimpinya.

(12) Dan di sana ada seorang muda, seorang Ibrani, bersama kami, seorang hamba dari pemimpin para pengawal. Ketika kami menceritakan kepadanya, maka ia mengartikan mimpi-mimpi kami itu; masing-masing diartikannya sesuai dengan mimpinya.

(13) Dan sebagaimana ia telah mengartikannya kepada kami, demikianlah yang terjadi: aku telah dikembalikan pada pekerjaanku semula, dan ia telah digantung.”

(14) Kemudian Firaun menyuruh orang memanggil Yusuf, dan mereka secepatnya membawanya keluar dari ruang bawah tanah. Yusuf bercukur dan mengganti pakaiannya lalu datang kepada Firaun.

(15) Dan berkatalah Firaun kepada Yusuf, “Aku telah bermimpi sebuah mimpi namun tidak ada seorang pun yang dapat mengartikannya, dan aku telah mendengar tentang engkau, yang mengatakan: bahwa engkau dapat mengerti sebuah mimpi kemudian mengartikannya.”

(16) Dan Yusuf menjawab kepada Firaun dengan mengatakan, “Itu bukan karena aku, Elohimlah yang akan memberikan jawaban kepada Firaun dengan damai sejahtera.”

(17) Lalu berkatalah Firaun kepada Yusuf, “Dalam mimpiku, tampak aku berdiri di tepi sungai.

(18) Dan tampaklah dari sungai itu muncul tujuh ekor lembu yang gemuk tubuhnya dan indah rupanya, dan mereka sedang makan di padang rumput itu.

(19) Dan tampaklah, sesudah itu tujuh ekor lembu yang kurus dan amat buruk rupa serta tubuhnya kurus kering, aku belum pernah melihat yang buruk seperti itu di seluruh tanah Mesir.

(20) Dan lembu-lembu yang kurus dan buruk itu memakan ketujuh ekor lembu yang pertama, yang tambun-tambun itu.

(21) Dan setelah mereka memakannya semua, namun tidak diketahui bagaimana mereka memakannya; tetapi mereka tetap buruk rupa seperti pada awalnya. Maka aku terbangun.

(22) Kemudian aku melihat dalam mimpiku, dan tampaklah tujuh bulir gandum yang bernas dan baik, tumbuh pada sebuah tangkai.

(23) Tampaklah pula tujuh bulir gandum kering, kurus, yang dihembusi oleh angin timur,

(24) lalu bulir gandum yang kurus itu menelan ketujuh bulir gandum yang baik. Dan aku telah menceritakan hal ini kepada para ahli sihir itu, namun tidak seorang pun dapat menjelaskan kepadaku.”

(25) Lalu berkatalah Yusuf kepada Firaun, “Mimpi Firaun itu adalah satu, Elohim sedang menunjukkan Firaun sesuatu untuk dilakukan.

(26) Ketujuh ekor lembu yang baik adalah tujuh tahun, dan ketujuh bulir gandum yang baik adalah tujuh tahun, mimpi itu satu adanya.

(27) Dan ketujuh ekor lembu yang kurus dan buruk yang muncul sesudah mereka adalah tujuh tahun, dan ketujuh bulir gandum yang kurus, yang dihembus oleh angin timur, adalah tujuh tahun kelaparan.

(28) Inilah hal yang telah aku sampaikan kepada Firaun, bahwa apa yang akan Elohim lakukan, Dia telah memperlihatkannya kepada Firaun.

(29) Lihatlah, tujuh tahun kelimpahan besar akan terjadi di seluruh tanah Mesir.

(30) Kemudian sesudahnya akan datang tujuh tahun kelaparan, sehingga segala kelimpahan di tanah Mesir akan dilupakan karena kelaparan itu akan menghabisi negeri ini.

(31) Dan kelimpahan itu tidak diingat lagi di negeri ini, akibat munculnya kelaparan yang mengikutinya itu, sebab hal itu akan sangat hebat.

(32) Dan karena pengulangan mimpi itu sampai dua kali kepada Firaun, itu karena hal tersebut sudah ditetapkan oleh Elohim, dan Elohim akan segera melakukannya.

(33) Dan sekarang, sebaiknya Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya atas negeri Mesir.

(34) Biarlah Firaun bertindak dan menempatkan penilik-penilik atas negeri ini, dan mereka akan mengambil seperlima dari hasil tanah Mesir selama tujuh tahun masa kelimpahan itu.

(35) Dan biarlah mereka mengumpulkan semua bahan makanan selama tahun-tahun kelimpahan yang akan datang dan biarlah mereka menimbun gandum di bawah kuasa tangan Firaun, dan mereka menjaga bahan makanan di kota-kotanya.

(36) Dan bahan makanan itu akan menjadi persediaan untuk negeri ini selama tujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di negeri Mesir, supaya negeri ini tidak dibinasakan oleh kelaparan itu.”

(37) Dan usul tersebut adalah baik di mata Firaun dan di mata semua hamba-hambanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eight + four =