SEKTE KAINITE, APAKAH ITU TERMASUK ALIRAN KRISTEN?

(By : Dessy Maharani – Tim Penulis Stand To Jesus)

Dua hari yang lalu teman saya bercerita bahwa temannya mengajaknya untuk beribadah disebuah rumah, awalnya dia mengira itu hanya ibadah biasa seperti kebanyakan ibadah Kristen yang diadakan di rumah-rumah dalam bentuk kebaktian keluarga. Tetapi saat masuk ke dalam peribadatan di rumah itu, dia bingung sendiri saat memasuki sesi “pemberitaan firman”. Orang yang berkhotbah menyebut Kain anak Adam sebagai tuhan dan sangat mengagungkan Kain. Teman saya mengakui ada yang janggal dengan peribadatan yang dia ikuti namun mencoba bertahan sampai akhir, saat pulang dia diajak untuk bergabung oleh orang-orang di tempat itu untuk menjadi bagian dari jemaat mereka. Teman saya mencoba bertanya dari gereja apa mereka dan berlokasi dimana gereja mereka. Salah satu dari orang-orang itu menjawab bahwa mereka tidak bergereja dan mereka sendiri adalah kelompok atau aliran Kainite yang diakui mereka sebagai “bagian dari Kristen”.

Disini saya akan ulas mengenai sekte ini secara detail dari sejarah. Pada tahun 200 AD muncul sekte yang bernama Kainite, sekte ini sangat menanggungkan Kain putera dari Adam dan Hawa, bahkan memujanya dan mentuhankannya. Ajaran dari sekte ini menganggap Kain memiliki pengetahuan menghentikan dosa asal Adam dan Hawa yang membuat semua manusia berdosa melalui pembunuhan yang dilakukanya terhadap Habel.

Aliran sesat ini juga mengajarkan bahwa keturunan Hawa yang dimaksud dalam kitab Kejadian yang akan menginjak kepala ular adalah Kain dan itu sudah dilakukannya dengan membunuh Habel yang dianggap oleh ajaran aliran sesat ini sebagai “ular yang sesungguhnya”. Dalam peribadatan dan penyembahan mereka, semua pujian dan penyembahan hanya mereka tujukan kepada Kain. Mereka tidak percaya bahwa YESUS adalah keturunan Hawa yang menginjak kepala ular. Sekte ini memakai Injil Gnostik yang mereka sebut Injil Yudas Iskariot dalam ajaran mereka. Mereka juga menganggap Yudas Iskariot adalah pahlawan. Penganut Kainite meyakini yang dilakukan Yudas adalah bagian dari misi Ilahi, sehingga terjadi penangkapan dan penyaliban YESUS Kristus. Keberadaan sekte Kainite ini ditulis juga oleh Irenaeus dalam bukunya, Adversus Haeresis, di Lyon sekitar tahun 180 Masehi.

Menurut penuturan dari teman saya setelah dia mengikuti ibadah di sekte itu, dia sering mendapat telepon dari penganut sekte Kainite yang memaksanya untuk kembali beribadah, tidak lain tidak bukan temannya yang mengajaknya beribadah ditempat itulah yang menyebarkan nomor handphonenya ke para “jemaat” lain. Mereka bahkan tidak segan datang menyambangi ke rumah teman saya itu hingga teman saya jadi terganggu dan akhirnya sampai harus tinggal di rumah orang tuanya untuk sementara waktu sampai mereka tidak lagi mencarinya. Dia juga terpaksa harus mengganti nomor ponselnya demi menghindari mereka.

Kainite bukanlah bagian dari Kekristenan dan mereka sama sekali bukan Kristen. Secara keseluruhan ajaran mereka sangat bertentangan dengan ajaran Kristen dan Kitab Suci. Pengakuan mereka bahwa mereka bagian dari Kekristenan adalah trik semata agar mereka dapat diterima oleh orang-orang Kristen awam yang belum mengenal ajaran mereka. Kristen dan Kainite sangat berbeda jauh, Kristen tidak pernah mengajarkan bahwa Kain adalah tuhan bahkan tidak pernah mentuhankan Kain. Kristen menyembah dan percaya kepada YESUS Kristus, percaya kepada Bapa, Putera dan Roh Kudus yang adalah satu, bukan Kain. Kristen tidak pernah menganggungkan Yudas Iskariot dan menyebutnya pahlawan.

Waspada dengan segala ajaran yang bertentangan dengan firman Tuhan dan keimanan kita kepada YESUS Kristus. Jangan mudah terpengaruh apalagi tergoda dengan ajaran-ajaran demikian. Selalu waspada dan mintalah hikmat dari Roh Kudus untuk membedakan mana yang dari Tuhan dan mana yang bukan dari Tuhan.

Galatia 1:8-9 (IMB) Namun, jika kami atau malaikat dari surga memberitakan injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, biarlah ia terkutuk! Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, dan sekarang kukatakan lagi, jika seseorang memberitakan kepadamu injil yang berbeda dari yang telah kamu terima, biarlah ia terkutuk!

Ibrani 13:9 (IMB) Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai pengajaran asing. Karena yang baik bagi kita adalah hati kita diteguhkan karena anugerah, bukan oleh peraturan-peraturan tentang makanan yang tidak memberi manfaat bagi mereka yang menjalankannya.

Matius 7:15 (IMB) “Namun berhati-hatilah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu; mereka berpakaian bulu domba, padahal di dalamnya mereka adalah serigala yang buas.

Tuhan YESUS Memberkati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 × one =