MENJAWAB PERTANYAAN SEPUTAR : KAIN MENIKAH DENGAN SIAPA? KENAPA KAIN BISA PUNYA ISTERI?

(By : Dessy Maharani – Tim Penulis Stand To JESUS)

Tulisan ini dibuat untuk orang-orang yang mempertanyakan Kain menikah dengan siapa dan bagaimana mungkin Kain bisa punya isteri? Banyak orang karena tidak membaca Bible dengan detail kebingungan sendiri ketika melihat nas ini. 

Kitab Kejadian 4:17 (IMB) Kain bersetubuh dengan istrinya lalu istrinya itu mengandung dan melahirkan Henokh. Dan Kain membangun sebuah kota, menamai kota itu sesuai dengan nama anaknya, Henokh.

Lalu orang-orang awam yang membaca nas ini sepotong-sepotong kebingungan “kok Kain bisa punya isteri? Bukannya anak Adam dan Hawa cuma Kain dan Habel ya?

Jawabannya adalah tidak, jangan membaca Kitab Suci hanya sepotong-sepotong lalu mengambil kesimpulan, bacalah dengan lengkap dan teliti, anak-anak Adam dan Hawa bukan hanya Kain dan Habel. Adam dan Hawa juga memiliki anak lain yaitu Set, dan juga Hawa melahirkan banyak anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan yang tidak disebutkan nama-namanya dalam Bible. Berikut nasnya :

Kejadian 4:25 (IMB) Adam bersetubuh lagi dengan istrinya, wanita itu melahirkan seorang anak laki-laki, dan menamainya Set; wanita itu berkata, “Elohim telah memberikan bagiku anak yang lain sebagai ganti Habel yang telah dibunuh Kain. ”

Kejadian 5:3-5 (IMB) Setelah Adam hidup seratus tiga puluh tahun, ia memperanakkan seorang anak laki-laki yang serupa dengan citra dirinya, lalu diberi nama Set. Setelah memperanakkan Set, Adam masih hidup delapan ratus tahun, dan ia memperanakkan lagi anak-anak lelaki dan perempuan. Jadi umur Adam adalah sembilan ratus tiga puluh tahun, kemudian ia mati.

Adam dan Hawa hidup hampir 1000 tahun dimuka bumi dan selama hidup panjang mereka itu, mereka terus bereproduksi dan memiliki banyak sekali anak-anak baik laki-laki maupun perempuan, selain Kain, Habel dan Set.

Jadi kesimpulannya Kain menikah dengan adik perempuannya sendiri dan hal itu diperbolehkan pada zaman itu karena manusia masih sangat minim jumlahnya dan belum muncul penyakit-penyakit genetik seperti yang terjadi di era modern.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 × 1 =