YESUS SUNGGUH NYATA, DIA SUNGGUH TUHAN

(Kesaksian Lydia Sihombing)

Shalom saudara terkasih di dalam Tuhan, nama saya Lydia Sihombing, saya tinggal di Makassar. Ini adalah kesaksian bagaimana perjalanan hidup saya dari pindah agama meninggalkan YESUS akibat menikah dengan pria non Kristen sampai akhirnya YESUS membawa saya kembali kepada-Nya.

Saya Kristen sejak lahir namun saya tinggal di kota yang penduduknya bukan mayoritas Kristen. Ketika saya bekerja di sebuah dealer motor di kota tempat saya tinggal. Saya berjumpa dengan seorang pria yang juga bekerja sebagai karyawan ditempat sama dengan saya bekerja. Dia sangat baik kepada saya, dan saya terbuai oleh sikap baiknya lalu kami menjalin hubungan.

Suatu hari dia mengatakan dia mau mempersunting saya untuk menjadi istrinya, tapi dia memberikan syarat kepada saya bahwa saya harus mengikuti agamanya jika mau menikah, dia berusaha menyakinkan saya bahwa Kristen adalah kepercayaan sesat dan kepercayaan dialah yang paling benar. Tanpa pikir panjang akibat sudah terlanjur cinta juga, saya pun mengiyakan syaratnya untuk pindah kepercayaan.

Kami menikah, awalnya semua berjalan baik, ditahun ketiga pernikahan kami, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin berpoligami. Disitu saya merasa sangat sakit hati mendengar perkataannya, saya menolak dan tidak memberikan dia izin. Setelah kejadian penolakan saya, sikap dia berubah menjadi jahat, dia sering berkata kasar bahkan mulai berani memukul saya. Makin lama saya semakin merasa stress. Puncaknya dia meninggalkan rumah dan kabur bersama wanita yang ingin dinikahinya. Saya bersama anak lelaki saya yang masih berumur setahun ditinggal begitu saja.

Ditengah keadaan yang benar-benar menekan saya, saya berdoa setiap hari memanggil sesembahan dari agama suami saya, tetapi tidak pernah ada jawaban yang saya dapatkan. Pada malam Sabtu bulan Oktober tahun 2017, tepatnya sekitar jam 11 malam, saya berteriak memanggil YESUS dan tidak berhenti sampai 30 menit. Tepat malam jam 12 saat saya masih terjaga tidak bisa tidur. Saya melihat cahaya terang dari arah pintu kamar saya. Sangat terang sampai saya tidak mampu melihatnya lagi lalu menutup mata saya dan bersujud.

Ditengah ketakutan yang luar biasa akan apa yang saya lihat itu, saya mendengar suara yang begitu lembut berkata “Anakku, Aku mengasihimu.” Saya mendengar perkataan yang sama sampai 3 kali. Lalu ketika saya memberanikan diri membuka mata, cahaya itu sudah menghilang. Saya masih bingung dan tidak mengerti apa gerangan yang saya lihat dan saya dengar. Semalaman itu saya tidak bisa tidur, dan tepat jam 4 subuh cahaya yang sama kembali datang dari arah pintu kamar saya dan suara lembut yang sama berkata “Ikutlah Aku! Aku YESUS, Aku mengasihimu.” Suara itu terdengar sampai 3 kali.

Setelah kedua kalinya saya mengalami hal demikian barulah saya sadar bahwa suara yang lembut itu adalah suara YESUS, Dia datang menemui saya, Dia memanggil saya. Saya tidak mampu menahan air mata saya, saya merasa kotor, merasa jijik terhadap diri sendiri, saya sudah meninggalkan YESUS tetapi kenapa Dia masih mau menemui saya?

Sejak hari itu saya memutuskan untuk kembali kepada YESUS Kristus. Dan sejak hari itu sampai hari ini saya selalu berdoa hanya kepada YESUS. Hidup hanya berdua dengan anak yang masih kecil bukanlah hal yang mudah, saya dipecat dari pekerjaan saya setelah boss pemilik dealer tahu bahwa saya sudah kembali menjadi Kristen. Bukan hanya itu suami dan keluarga dari suami ikut-ikutan membenci bahkan menghasut suami saya untuk mengambil alih rumah dan mengusir saya dari rumah. Saya lari membawa anak lelaki yang masih kecil karena saya takut kalau suami saya mengambil dia, saya tidak mau dipisahkan dari anak saya, bagi saya anak saya adalah alasan saya untuk tetap bertahan hidup.

Saya bersama anak saya kembali ke rumah kedua orang tua saya dan tinggal di sana, puji Tuhan orang tua saya masih mau menerima saya. Dan pembelaan Tuhan YESUS juga sungguh nyata, satu bulan setelah kehilangan pekerjaan, saya dipanggil untuk bekerja di sebuah dealer yang lain. Dan puji Tuhan pemiliknya sangat baik dan tidak mendiskriminasi saya sekalipun saya seorang Kristen. Kini sudah 2 tahun lebih sejak kejadian itu. Iman saya semakin kesini semakin dikuatkan di dalam YESUS, walaupun terkadang ada masalah yang harus saya hadapi, tetapi YESUS selalu memberikan pembelaan-Nya dan jalan keluar bagi semua masalah saya. Tuhan YESUS itu sungguh nyata, Dia sungguh Tuhan. Jangan pernah saudara melepaskan iman kepercayaan saudara demi apapun apalagi demi pasangan hidup. Sekian kesaksian saya. Terima kasih.

Sumber : Lydia Sihombing

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

17 − two =