VICTORIA ISLAND, PULAU PEMUKIMAN KRISTEN DI WILAYAH UTARA BUMI

Pulau Victoria adalah pulau yang terletak di utara Kanada dan merupakan salah satu pulau terbesar di dunia, pulau ini berada di Artik dan memiliki cuaca yang sangat dingin. Victoria adalah pulau terbesar kedelapan di dunia, populasi penduduknya sebanyak 2.168 ribu jiwa menurut data sensus Kanada tahun 2021. Pemukiman terbesar di pulau Victoria ada di Cambridge Bay, sebanyak 1.760 ribu jiwa tinggal disana.

Berburu dan menangkap ikan adalah kegiatan penduduk di pulau Victoria untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. Tidak ada tanaman pangan yang bisa tumbuh di pulau ini karena tanahnya yang berbatu dan tertutup salju.

Pulau Victoria didiami oleh suku Inuit, sebelumnya suku Thule yang merupakan nenek moyang bangsa Inuit mendiami pulau ini selama ribuan tahun. Pulau Victoria ditemukan oleh John Richardson pada 1826,  dia menamai pulau yang ditemukannya ini dengan nama Wollanston Land, dan pada tahun 1839 Peter  Warren Dease dan Thomas Simpson datang ke wilayah ini dan menamainya Victoria Land sesuai dengan nama Ratu Victoria penguasa Britania Raya saat itu, sejak saat itulah nama pulau ini terkenal dengan nama Pulau Victoria.

Hanya ada dua pemukiman di pulau Victoria yaitu Cambridge Bay dan Ulukhaktok. Orang Inuit sendiri menyebut pulau ini dengan nama Inuinnaqtun, terkadang mereka menyebutnya dengan nama Kitlineq.

Sekalipun berada di wilayah kutub, pemukiman di pulau Victoria memiliki fasilitas yang lengkap seperti gereja, restoran, hotel, rumah sakit, sekolah, museum dan swalayan. Suku Inuit yang tinggal di pulau ini telah menetap selama ribuan tahun di tempat ini dan bertahan dalam cuaca yang ekstrem, orang-orang Inuit mayoritas tidak mau meninggalkan wilayah Artik karena alasan nenek moyang mereka telah tinggal di Artik selama ribuan tahun dan bertahan dalam cuaca dingin, bagi suku Inuit wilayah Artik adalah rumah bagi mereka.

Kekristenan telah masuk ke wilayah pulau Victoria pada tahun 1200 Masehi, suku-suku Inuit disini mendapatkan berita Injil dari para penjelajah Islandia, kekristenan secara merata tersebar di Artik oleh para penjelajah Islandia, diantaranya yang paling terkenal disebarkan oleh penjelajah Leif Erikson, putera dari Erik Thorvaldsson. Namun Leif Erikson hanya memberitakan injil di wilayah Greenland dan Baffin tidak sampai di pulau Victoria, suku Inuit di tempat ini menerima kabar injil dari kelompok penjelajah Islandia lain yang datang secara tidak sengaja di pulau ini pada tahun 1200 Masehi.

Penduduk di pulau Victoria seluruhnya Kristen, gereja bisa ditemukan dengan mudah di Cambridge Bay dan Ulukhaktok.

Pulau Victoria sempat terkenal di tahun 2008 karena Clark Carter dan Chris Bray menjadi orang pertama yang tercatat berjalan melintasi Pulau Victoria. Upaya pertama mereka pada perjalanan 1.000 km (620 mil) pada tahun 2005 gagal, sehingga mereka kembali dan menyelesaikan sisa 660 km (410 mil) pada tahun 2008.

Pulau Victoria memiliki luas 220.548 km2 (85.154 sq mi). Namun, Atlas Kanada menunjukkan pulau itu seluas 217.291 km2 (83.897 sq mi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − 6 =