FUNGSI KELUARGA MENURUT IMAN KRISTEN YANG DIPAPARKAN DALAM ALKITAB

Fungsi Keluarga Menurut Iman Kristen

Shalom sobat STAND TO JESUS ūüėÄ

Fungsi Keluarga Menurut Iman Kristen merupakan suatu hal penting dan krusial yang harus dipahami setiap orang Kristen. Keluarga dalam Iman Kristen adalah fondasi utama bagi perkembangan rohani seseorang. Dalam dunia yang semakin modern dan sibuk, penting untuk mengingat nilai suci yang tertanam dalam keluarga. Dalam Alkitab, kitab suci umat Kristen, keluarga tidak hanya dianggap sebagai unit rumah tangga biasa, melainkan sebagai “rumah Tuhan” dan “gereja rumah tangga”. Ini menandakan kedalaman makna dan peran keluarga dalam iman Kristen.

Fungsi Keluarga Menurut Iman Kristen

1. Keluarga sebagai Pelindung dan Tempat Kasih

Family as protector
Family as protector

Keluarga juga berfungsi sebagai tempat pelindung bagi anggotanya. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk melindungi anak-anak dari bahaya fisik dan emosional. Dalam Mazmur 91:4, kita diberitahu, “Ia akan melindungimu dengan sayap-Nya, engkau akan terlindung di bawah naungan-Nya.” Gambaran ini memvisualisasikan Tuhan sebagai pelindung bagi umat-Nya, yang disebut sebagai keluarga-Nya.

Selain itu, kasih adalah nilai dasar dalam keluarga Kristen. Kasih harus diwujudkan dalam bentuk saling menghormati, menolong, dan memaafkan. Dalam 1 Korintus 13:4-8, Alkitab menjelaskan sifat kasih yang sempurna. Ini menjadi landasan bagi setiap anggota keluarga Kristen untuk mengejar kasih ini dalam kehidupan sehari-hari.

Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. 13:5 Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. 13:6 Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran.

2. Sebagai sarana pendidikan

Keluarga sebagai Sarana Pendidikan

Salah satu fungsi terpenting keluarga adalah mendidik anak-anak. Orang tua memiliki tanggung jawab untuk mengajari anak-anak tentang moral, nilai-nilai, dan ajaran agama. Pendidikan keluarga yang baik akan membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan bermoral.

Dalam Alkitab, ada banyak ayat yang menekankan pentingnya pendidikan keluarga. Misalnya, dalam Amsal 22:6 dikatakan, “Tutuplah telingamu terhadap kata-kata jahat dan jauhilah perkataan yang bengkok.” Ayat ini mengajarkan orang tua untuk melindungi anak-anak dari pengaruh buruk di luar rumah.

3. Fungsi Keluarga dalam Ibadah

Keluarga sebagai sarana Mendekatkan diri dengan Tuhan
Keluarga sebagai sarana Mendekatkan diri dengan Tuhan

Keluarga adalah tempat ibadah kepada Tuhan dipraktekkan. Anggota keluarga bersama-sama menyembah Tuhan dan memperdalam pemahaman akan firman-Nya. Keluarga Kristen diingatkan untuk menjadikan keluarga mereka sebagai tempat di mana Tuhan disembah dan dimuliakan (Keluaran 20:12).
Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Elohimmu, kepadamu

Suami dan istri juga diminta untuk menjadi pemimpin rohani dalam keluarga mereka (Efesus 5:23-24).
5:23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh. 5:24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.

Orang tua, selain mendidik secara moral, juga harus mengajarkan anak-anak mereka tentang firman Tuhan (Ulangan 6:4-9).
6:4 Dengarlah, hai orang Israel : TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa ! 6:5 Kasihilah  TUHAN, Elohimmu , dengan segenap hatimu  dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. 6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan ,  6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu  dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, 6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

4. Fungsi Sosial, Ekonomi, dan Rekreasi

Selain fungsi rohani, keluarga juga memiliki peran sosial, ekonomi, dan rekreasi. Keluarga adalah tempat di mana seseorang belajar berinteraksi dengan orang lain. Interaksi sosial yang ada dalam keluarga akan membantu anggota keluarga untuk tumbuh dan berkembang secara sosial. Keluarga juga adalah unit ekonomi dasar, di mana anggota keluarga bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Ekonomi yang sehat dalam keluarga akan membantu anggota keluarga untuk hidup dengan layak dan sejahtera. Dan tentu saja, keluarga adalah tempat di mana orang dapat bersantai dan menikmati waktu bersama orang-orang terkasih.

Untuk menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik, keluarga Kristen harus dibangun di atas fondasi yang kuat: kasih, pengasuhan, dan iman kepada Tuhan. Komunikasi yang terbuka dan jujur juga menjadi kunci penting dalam menjaga harmoni keluarga Kristen.

Pentingnya Keluarga Kristen

Keluarga Kristen memiliki peran sentral dalam kehidupan umat Kristen. Ini adalah tempat di mana seseorang pertama kali mengenal Tuhan dan belajar tentang nilai-nilai yang diberikan oleh-Nya.

Keluarga Kristen yang harmonis dan bahagia dapat menjadi teladan bagi masyarakat lainnya, membuktikan keindahan hidup seorang Kristen dalam ajaran Tuhan Yesus.

Tips Membangun Keluarga Kristen yang Harmonis

Bagaimana kita bisa membangun keluarga Kristen yang harmonis? Berikut beberapa tips yang dapat membantu:

1. Cintailah satu sama lain dengan kasih yang tidak bersyarat.

Kasih adalah pondasi utama dalam keluarga Kristen.

2. Jaga komunikasi yang baik.

Komunikasi yang terbuka dan jujur adalah kunci dalam memelihara harmoni dalam keluarga.

3. Selalu tolong-menolong.

Keluarga adalah tempat di mana anggota saling menolong dan mendukung satu sama lain.

4. Maafkan satu sama lain.

Pengampunan adalah kunci untuk mempertahankan kedamaian dalam keluarga.

5. Sering-sering beribadah bersama di gereja maupun di rumah.

Ibadah bersama adalah cara yang baik untuk mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat hubungan keluarga.

6. Baca dan renungkan firman Tuhan bersama-sama.

Ini membantu memperdalam pemahaman akan ajaran Tuhan.

7. Komunikasikan dengan terbuka dan jujur.

Jadilah teladan dalam komunikasi yang sehat di dalam keluarga.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, keluarga Kristen dapat menjadi tempat yang penuh berkat dan harmoni, mencerminkan kasih dan iman yang mereka miliki dalam Kristus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

5 × 1 =